Saturday, 24 March 2012

~@* DUSTA *@~


Bismillaahir Rahmaanir Rahiim..



Sahabat,..Saudaraku Fillah..
Ketahuilah, Karakter pertama dari seorang Munafik adalah al Kidzb
Imam Ibnu Taimiyyah berkata: “Al Kidzb (dusta) adalah salah satu rukun (elemen) dari kekufuran.” Selanjutnya beliau menuturkan bahwa jika Allah menyebut nifak dalam Al Qur’an, maka Dia menyebutkannya bersama dusta (al kidzb). Dan apabila Allah menyebut al kidzb, maka kata nifak disebutkan bersamanya. “Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sadar. Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta.”(QS. Al Baqarah : 9-10).

”Apabila orang-orang munafik datang kepadamu, mereka berkata: "Kami mengakui, bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul Allah." Dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul-Nya; dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya orang-orang munafik itu benar-benar orang pendusta.” (QS. Al_Munafiqun: 1) 


Demikian juga apabila Allah menyebut tentang nifak, maka disebut pula qillatudz zikr (sedikit berdzikir kepada Allah). “Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali “(QS. An_Nisaa :142). 

Sedangkan jika Allah meyebut tentang iman, disebut juga dzikrullah (mengingat Allah). ”Hai orang-orang beriman, janganlah hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barangsiapa yang berbuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang merugi.” (QS. Al_Munafiqun : 9).
Di dalam Kitab Shahih Bukhari dan Muslim, Rasulullah saw bersabda: “Tanda orang munafiq ada tida, salah satunya adalah jika berbicara dia dusta.” (Diriwayatkan oleh Imam Bukhari pada Kitab Al Iman, Bab ‘Alamah al Munafiq, juz 1/11 (Fathul Bahri), juga diriwayatkan oleh Imam Muslim pada Kitab Al Iman, Bab Bayan Khishaal Al Munafiq, juz II, Jilid I, hlm. 46 (Syarh An Nawai). Keduanya dari Abu Hurairah r.a)

Dusta merupakan karakter yang secara kongkret membuktikan bahwa pelakunya telah terjangkiti “virus” nifak. Demikian pula halnya orang yang berdusta dengan cara bergurau (main-main) –meski sebagian orang telah meremehkan hal ini. Hadits Rasulullah saw yang diriwayatkan Imam ahmad dalam kitab Musnad-nya dengan sanad jayid (baik), yang berbunyi:
“Celakalah bagi orang yang berbicara (bercerita) lalu berbohong agar orang-orang tertawa dengan cerita dustanya itu. Celaka baginya, celaka baginya, celaka baginya.”



^_^

Wallaahu 'Alam Bishshawaab..

Wednesday, 21 March 2012

~* TABAH MENGGAPAI KEHIDUPAN *~

Bismillaahir Rahmaanir Rahiim..


"Sahabat Saudaraku Fillah..

Seperti Telah Kita Maklumi Bahwa Allah Azza Wa Jalla Akan Senantiasa Menguji Kita Selama Hidup Di Dunia Ini Untuk Mengukur Sejauh Mana Rasa Iman Dan Taqwa Kita Kepada_Nya..
Kemudian Allah Akan Memberi Kemudahan Dan Pahala Bagi Orang Yang Teguh Memegangi Iman Serta Memiliki Ketakwaan Yang Mendalam.. Dan Allah Akan Membalas Orang2 Yang Kufur Dengan Menjatuhkan Mereka Ke Dalam Siksaan-Siksaan_Nya..
Sebagaemana Dijelaskan Firman Allah Swt Dalam Kitab Suci_Nya Al_Qur'anul Karim..

" Adakah Manusia Mengira.. Bahawa Mereka Akan Dibiarkan Saja Berkata; Kami Telah Beriman.. Tanpa Mereka Mendapat Cobaan..
Sesungguhnya Telah Kami Cobai Orang-Orang Yang Sebelum Mereka.. Supaya Allah Mengetahui Orang-Orang Benar (beriman) dan Mengetahui Orang-Orang Yang Dusta..
Adakah Mengira Orang-Orang Yang Berbuat Kejahatan (kufur).. Bahwa Mereka Akan Mendahului Kami (terbebas dari siksa kami)? Amat Jahat Putusan Mereka..
[Qs.Al_Ankabut;2-4]..

"Sahabat Saudaraku Fillah..

Ketahuilah.. Tak Seorng pun Manusia Terbebas Dari Segala Ujian..
Baik Ujian Yang Berkaitan Dengan Diri Pribadi Sendiri.. Maupun Ujian Yang Menimpa Sekelompok Manusia Bahkan Suatu Bangsa..
Baik Musibah Berupa Wabah Penyakit.. Banjir.. Angin.. Gempa.. Perang.. Atau Bahkan Kemiskinan..
Semua itu Adalah Ujian Dari Allah Bagi Hamba_Nya..
Demikian Pula Keamanan.. Kedamaian.. Dan Kejayaan Maupun Keni'matan Lainya..
Semua Itu Pada Hakekatnya Juga Sebagai Ujian.. Semua Itu Datang Dari Allah jua...


Semoga Kita Tetap Tabah Dalam Menggapai Kehidupan ini.. Dan Senantiasa Mendapatkan Perlindungan Dari Allah Swt..

^_^
Aamiin Aamiin Yaa Rabbal 'Aalamiin....

~* LAHIR MATI DAN BANGKIT KEMBALI *~


Bismillaahir Rahmaanir Rahiim..


Sahabat Saudaraku yaa Akhi wa Ukthi Fillah..
Ketahui lah.. Tiga Titik Rawan Dalam Jalur Kehidupan Kita.. Yaitu;
-Titik Lahir..
-Titik Mati.. Dan
-Titik Berbangkit..

Keselamatan Akan Tercapai Pada Titik Lahir ini Manakala Kelahiran Dan Kehadliran Kita Di Muka Bumi ini Mendapatkan Ridlha Allah Azza Wa Jalla..
Alhamdulillaah.. Kita Telah Lahir Ke Muka Bumi ini Melalui Bapak-Ibu Yang Sah dan Kelahiran Kita Ke Muka Bumi ini Disambut Dengan Azan..

Titik Kedua Yang Sebentar Lagi Akan Kita Lewati Adalah TiTIK MATI..
Semua Makhluk Yang Bernyawa Pasti Akan Melewati titik itu..
Bagaimana Agar Kita Selamat Melewati titik itu??.
Kanjeng Nabi Saw Pernah Bersabda Dalam Sebuah Hadits.. Yang Insya Allah artinya ;

"Barang Siapa Yang Akhir Kalamnya Berupa LA ILAHA ILLA ALLAH.. Maka dia Akan Masuk Syurga..
[Al_Hadits]..


Seseorang Yang Melihat Saudaranya Menghadapi 'Syakaratil Maut' (hendak menemui ajalnya)..
Maka Nabi Telah Berpesan "Talkinlah Orng itu Dengan Kalimat 'LA ILAHA ILLA ALLAH'..
Namun Demikian.. Selama Hayat Dikandung Badan.. Maka Wajiblah Kita Berpegang Teguh Pada Kalimat itu.. Insya Allah Kita Akan Selamat Sewaktu Melewati 'TITIK MAUT'.. Aamiin..

Setelah Titik Kritis Kedua Kita Lewati.. Kita Akan Berpindah Ke Alam Barzah.. Tidak Tahu Entah Berapa Lamanya.. Maka Sampailah Kepada Titik Ketiga.. Yaitu "TITIK BERBANGKIT"..
Jika Pada Titik Kedua Masih Ada Orang Lain Yang Menolong Kita.. Maka Pada Titik Ketiga ini Tidak Ada Lagi Makhluk Yang Dapat Menolong Kita..
Jika Pada Titik Kedua.. Istri Atau Mungkin Anak Cucu Menuntun Kita Dengan Mengajarkan Kalimat "LA ILAHA ILLA ALLAH".. Maka Pada Titik Yang Ketiga ini.. Hanya Iman dan Amal Shaleh Yang Mampu Menuntun Dan Menolong Kita...

Oleh Karena itu Disamping Kita Memupuk ke-Iman-an Dalam Jiwa Kita.. Marilah Kita Berusaha Memperbanyak Amal Shaleh Untuk Bekal Kita Di Akhirat Kelak..

^_^
Keep Istiqamah

Wallaahu A'lam Bishshawaab..

Thursday, 8 March 2012

~* KHUTBAH JUM'AT (PESAN RASULULLAH) *~

Assalaamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,


Bismillaahir Rahmaanir Rahiim..


Kali ini saya ingin berbagi sesuatu yang saya dapat dari khutbah jumat di Masjid Al_Ikhsan Pare. Alhamdulillah tadi jum'at tidak ngantuk hehe jadi bisa dengar khutbahnya. Tadi khotib membacakan sebuah hadits yang saya tidak hapal tentunya hehe yang menceruitakan pada suatu ketika Nabi Muhammad Saw bertanya pada sahabatnya, siapa yang mau mengamalkan? sahabat Abu Hurairah ra yang berada di sebelah Nabi mengangkat tangan dan menjawab, saya ya rasulullah. kemudian Rasulullah memegan tangan Abu Hurairah ra, amalkanlah atau sampaikan kepada orang yang mau mengamalkannya, yaitu:
  1. jauhilah sesuatu yang dilarang oleh Allah swt. khotib mengatakan kalau menjauhi itu lebih sulit dari pada mengerjakan sesuatu yang diperintah. dengan menjauhi larangan larangan Allah swt khotib mengatakan menjadikan kita semakin takut kepada Allah swt dan semakin mudah mengerjakan yang diperintahkan..
  2. ridho akan rizki yang diberikan Allah swt kepada kita. khotib mengatakan rizki itu tidak perlu dicari dengan terlalu menggebu gebu tapi dengan ikhtiyar secukupnya karena rizki sama seperti maut yang senantiasa mendatangi kita. tidak usah dipaksakan, kalau itu memang bukan rizki yang diberikan kepada kita rizki itu tidak akan mungkin kita peroleh..
  3. berbaik baik dengan tetangga. nabi bersumpah, waallahi la yu’minu waallahi la yu’minu waallahi la yu’minu (tidak beriman 3x) sehingga seorang sahabat bertanya siapa yang tidak beriman ya rasullah? nabi menjawab yaitu orang yang tetangganya merasa tidak aman karena kelakuannya..
  4. yang ke 4 ini saya lupa lupa ingat, yaa biasa..hehe.. orang banyak dosanya seperti saya ini sulit untuk cepat tanggap hanya saja yang saya ingat intinya jika tidak ingin disakiti jangan menyakiti, jika ingin dihormati hormati orang, jika ingin dibantu saat saat membutuhkan bantu orang yang membutuhkan..
  5. jangan banyak tertawa karena banyak tertawa mematikan hati, khotib juga mengatakan bukan berarti kita tidak boleh tertawa dan sediih terus karena sedih terus juga tidak baik. rasulullah menyuruh kita untu selalu berwajah ceria..



yaa,. ini isi khotbah yang saya tangkap. jika saya tidak mampu menjadi orang yang mengamalkanya semua dengan baik (tetap berusaha tentunya) mudah mudahan dengan tulisan ini ada orang yang bisa mengamalkannya..
Allahumma Aamiin.. ^_^☺*•♫.•♥.•*¨:*•

~* LAHIR MATI DAN BANGKIT KEMBALI *~

Bismillaahir Rahmaanir Rahiim.. Sahabat Saudaraku yaa Akhi wa Ukthi Fillah.. Ketahui lah.. Tiga Titik Rawan Dalam Jalur Kehidupan K...